Featured Video

"musik indonesia ,tips and trick,komputer , gkgkgkgkgkgkgkgkgk buhahahahahahahahahahaha wkwkwkwkwkwkwkwkwk" copyrigt cyber-blog.musik,lana

Footer Widget 1

Sample Text

my statistik

Labels

Tags

Download

BTricks

BThemes

Powered By Blogger

Footer Widget 2

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

About Me

Foto Saya
jinkabu
masa depan yang baik adalah tujuan saya ,ilmu adalah jalannya ,belajar adalah kendaraannya ,oli nya buku pelajaran ,bensinnya adalah rajin
Lihat profil lengkapku
Tampilkan postingan dengan label jaringan bro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan bro. Tampilkan semua postingan

kirim-kiriman pesan menggunakan command prompt

Pada artikel kali ini saya akan berbagi mengenai netsend.ada baiknya kita kenalan dahulu dengan netsend tersebut.
Netsend adalah satu aplikasi yang terdapat pada windows (except Vista & 7) yang berguna untuk mengirim pesan kepada komputer lain dalam suatu jaringan.Untuk cara mengaktifkan Netsend tersebut kawan kawan dapat mengikuti step by step yang akan saya terangkan dibawah ini.So lets begin.
> Buka Computer Management dengan cara klik kanan My Computer dan pilih Manage maka akan keluar tampilan Computer Management.



> Pilih Service and Applications > services . Seperti tampilan berikut.
> Cari Messenger, ubah statusnya menjadi started dengan cara klik 2 kali pada messenger, pada start up type di tab general pilih automatic dan klik Start lalu Ok.Seperti tampilan dibawah ini
 

> Cari Windows Firewall lalu ubah start up type-nya menjadi disable
> Cari automatic updates, ubah start up type menjadi disable
Selesai deh. Sekarang kita coba menggunakannya.Komputer saya ADMIN-0003.
Buka Cmd dan ketikkan Net send 192.168.182.214 test
jika berhasil pada komputer tujuan akan muncul tampilan seperti ini
 
Yapp, that’s it.
Note :untuk mengirim
< Net send (ip tujuan) pesan >
Semoga bermanfaat.
referensi:
http://tukshareaja.wordpress.com/2010/08/13/cara-menggunakan-net-send/

windows server 2008

Windows  Server 2008 R2 adalah rilis yang dibangun berpondasikan dari versi sebelumnya yaitu Windows Server 2008. Ini adalah tambahan dari versi Windows Server 2008  dan merupakan server rilis pertama yang hanya bisa dijalankan pada OS 64-bit. Dalam perjalanannya Microsoft berkonsentrasi pada 4 area investasi teknologi kunci ketika mengembangkan Windows Server 2008 R2.
Termasuk didalamnya:
  1. Virtualisasi dan Konsolidasi
Dengan memperkenalkan Live Migration, Windows Server 2008 R2 menjadi pemimpin dalam pangsa pasar virtualisasi. Live Migration mengijinkan administrators untuk berpindah ke virtual machines dari 1 host ke yg lainya dalam milidetik, tanpa kehilangan koneksi atau mengalami gangguan koneksi. Tidak hanya ini, fasilitas yg lain seperti Hyper-V, Cluster Shared Volumes, dan Remote Desktop Services.

  1. Streamlined Management
Power management adalah keuntungan penting yang ada pada R2, include  didalamnya advanced CPU technologies yang memungkinkan meamatikan dan menghidupkan Logic process untuk mengurangi beban kerja memory. Untuk urusan interface management, admin mampu memanagement lebih dalam menggunakan PowerShell 2.0. Dan juga ada Active Directory Administrative Center (ADAC).

3.      Web
Windows Server 2008 R2 include didalamnya aplikasi web yang hebat seperti IIS7.5, .NET Support on Server Core, IIS Extentions yang dapat di kontrol melalui PowerShell yang mendukung posisi R2 sebagai platform nomor  1 dalam aplikasi web didunia industri. IIS 7.5 adalah management konsol terbaru dan lebih terintegrasi dengan Server Manager. Fitur lain yang mendukung adalah Configuration Tracing.


4.      Solid Foundation for Enterprise Workloads
Bagian ini terbagi 2 kategori yaitu:
Pertama : R2 dirancang untuk memberikan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya kepada enterprise customers seperti, tools keamanan, monitoring dan maintenanance infrastruktur server mereka sendiri. Termasuk didalamnya scalability dan reliability, support sampai 256 logical cores untuk Windows Server 2008 R2 sendiri dan sampai 32 logical cores untuk VM. R2 juga berfokus pada komponen OS yang berperan terhadap multicore, jadi IT administrators hanya butuh menginstal komponen-komponen tertentu yang mereka butuhkan untuk server. Ini bertujuan untuk mengurangi beban kerja dan management yang berlebih. Lebih spesifik R2 juga menambahkan fitur terpercaya seperti DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) failover seperti halnya DNSSEC (Domain Name System Security), yang menggunakan teknologi public-key untuk memastikan integritas dari DNS  dan tansfer dari sumber.
Kedua : Better Together With Windows 7.
Windows Server 2008 R2 juga dapat bekerja di client komputer ber-OS Windows 7, yang merupakan fitur jaringan palingan handal dan flexibel. R2 juga dilengkapi dengan Direct Access yang berfungsi sebagai remote access computing dari sisi client dan server. R2 juga include BranchCache, sebuah file acces solution untuk remote dan branch offices. Enhancement to AD’s group policies berfungsi mengontrol lebih dalam ketika menggunakan Windows 7 clients. BitLocker to Go (teknologi yang dapat mengenkripsi removable drives). RemoteApp & Desktop Connections merupakan fitur yang memungkinkan admin untuk mengembangkan aplikasi desktop virtual.


Pada tutorial kali ini juga akan diperlihatkan langkah demi langkah untuk melakukan instalasi Windows Server 2008. Pada proses inta­lasi Windows Server 2008 ada dua pilihan tipe, yang pertama adalah Full Installation, dimana apabila menggunakan tipe ini instalasi akan dilakukan secara normal dan lengkap dengan GUI ala Windows. Yang kedua adalah Core Installation, dimana jika menggunakan tipe ini, semua aktifitas akan dilakukan dengan mode CLI (Command Line Interface) atau hanya mode teks saja. Tujuan instalasi dengan tipe core ini adalah untuk menghemat sumberdaya, karena hanya menginstal komponen yang dibutuhkan saja.
Sebelum melakukan instalasi, Anda juga harus mengenali hardware minimum untuk melakukan instalasi Windows Server. Untuk mengetahuinya, silahkan Anda cek disitus Microsoft langsung, di alamat: www.microsoft.com. Setelah mempersiapkan hardware yang akan digunakan untuk melakukan instalasi, sekarang Anda dapat memulai melakukan instalasi.
  • Aturlah fist boot di komputer Anda dari DVD-ROOM, karena instalasi akan dilakukan dengan media DVD.
  • Masukkan DVD Windows Server 2008 Anda kedalam optical drive yang ada di komputer Anda, setelah itu restart komputer Anda.
  • Maka akan muncul pesan Press any key to boot from CD…, tekan lah sembarang tombol (misalnya Enter).
  • Selanjutnya akan muncul tampilan baru berwarna hitam dengan tulisan Windows is loading files…, disusul dengan tampilan loading lagi dengan tulisan Microsoft Corporation.
  • Lalu Anda akan dihadapkan pada jendela baru yang berisi Language to install, yaitu pilihan untuk bahasa yang akan digunakan. Time and currency format, yaitu pilihan waktu dimana lokasi Anda berada. Keyboard or input method adalah jenis keyboard yang akan digunakan. Pilihlah sesuai dengan selera atau kebutuhan Anda. Pada contoh ini, saya menggunakan pengaturan default. Klik Next.
  • Step selanjutnya Anda akan dihadapkan pada jendela yang terdapat tombol Install Now. Dimana jika Anda mengklik tombol itu intalasi akan segera dilakukan. Maka kliklah tombol Install Now tersebut.
  • Jendela selanjutnya Anda akan diminta untuk memasukkan Product Key. Jika Anda memilikinya silahkan masukkan. Disini saya akan mencoba versi trial, dan Automatically activate Windows when I’m online saya uncheck, setelah itu langsung saya klik Next.
  • Maka akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah Anda ingin memasukkan Product Key sekarang atau tidak. Jika Anda sudah memasukkan Product Key Anda sebelumnya, maka klik Yes, jika Anda menggunakan versi yang trial, klik No.
  • Langkah selanjutnya adalah memilih edisi Windows Server 2008 yang akan Anda install. Edisi yang Anda pilih haruslah sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk lebih jelasnya tentang edisi-edisi pada Windows Server 2008 Anda bisa tanya mbah Google, karena akan sangat panjang jika dijelaskan disini. Pada contoh kali ini saya menggunakan edisi Windows Server 2008 Enterprise (Full Installation). Berikan juga centang pada I have selected the edition of Windows that I purchased. Jika sudah klik Next.
  • Pada jendela selanjutnya akan ditampilkan mengenai aturan dari lisensi Windows Server 2008. Bacalah bila perlu. Jika sudah berikan centang pada I accept the license terms, lalu klik Next.
  • Langkah Selanjutnya Anda akan ditanya tipe instalasi apa yang akan Anda gunakan. Upgrade adalah tipe instalasi yang digunakan apabila sebelumnya di komputer Anda sudah terinstal Windows Server versi sebelum 2008 dan Anda ingin melakukan upgrade. Karena di dalam komputer saya ini tidak terdapat sistem operasi apapun alias masih kosong melompong, maka opsi Upgrade ini terdisable. Sedangkan pilihan Custom (Advanced) adalah pilihan yang digunakan untuk melakukan instalasi secara custom. Dengan pilihan Custom Anda bisa menentukan di partisi mana Windows Server Anda akan diinstal, berapa space harddisk yang akan digunakan, dan lain sebagainya. Pada tutorial ini saya menggunakan pilihan Custom.
  • Selanjutnya Anda akan ditanya, dimana Anda akan menginstal Windows Server 2008. Disini saya hanya memiliki harddisk dengan 1 buah partisi yang memiliki spase 50GB, dan saya ingin menggunakan seluruh harddisk saya untuk instalasi Windows Server 2008, maka saya klik partisi saya itu dan langung saya klik Next. Jika Anda ingin membagi partisi Anda, memfortmat, dan lain sebagainya, Anda bisa menggunakan pilihan Drive Option (Advanced).
  • Setelah Anda mengklik Next tadi, maka proses pengcopyan file dari DVD ke harddisk pun dilakukan. Cepat atau lambat proses ini tergantung dari spesifikasi komputer Anda.
  • Setelah proses pengcopyan selesai komputer akan melakukan restart otomatis. Setelah itu akan muncul tulisan The user’s password must be changed before logging on the first time, Klik saja Ok, karena saya yakin Anda sudah mengerti maksdunya.
  • Jendela selanjutnya Anda diharuskan memasukkan sebuah password baru. pada Windows Server 2008 password harus memiliki kriteria antara lain: 1) Password tidak mengandung username 2) Minimal terdiri dari 6 karakter 3) Mengandung huruf besar, huruf kecil, dan juga simbol. Jika sudah klik tanda panah yang ada disamping.
  • Jika password Anda fix, maka instalasi pun selesai. :)

referensi:
http://mugi.or.id/blogs/heri-sembiring/archive/2011/06/05/investasi-kunci-di-windows-server-2008r2.aspx
http://kurniawanadam.wordpress.com/2011/01/09/langkah-langkah-instalasi-windows-server-2008/

Membuat Jaringan (LAN) dengan 2 Komputer


Sudah lama juga ya Dunia Komputer tidak membahas tentang jaringan, setelah dulu pernah sedikit membahas tentang jaringan di artikel Dial-Up dengan Cepat atau Cara mengetahui IP Address. Namun, Dunia Komputer belum pernah membahas tentang cara membuat atau mengkonfigurasi jaringan lokal. Kebetulan, ada seorang sahabat yang menanyakan cara membuat dan mengkonfigurasi jaringan (LAN), maka saya buat saja tutorial ini.
Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai cara membuat jaringan (LAN) kecil dengan 2 komputer dengan menggunakan kabel UTP. Untuk itu yang perlu Anda persiapkan adalah kabel UTP dan Jack RJ-45 yang sudah terpasang serta Network card pada masing-masing komputer. Biasanya komputer sekarang sudah dilengkapi dengan Lan Card pada motherboard komputer tersebut. Jika tidak ada Anda bisa membelinya di toko komputer bersama dengan kabel UTP dan Jack RJ-45.
Jika hanya menghubungkan 2 komputer, Anda tidak memerlukan sebuah hub atau switch. Namun, konfigurasi kabelnya yang sedikit berbeda. Jika Anda membuat jaringan untuk 2 komputer tanpa menggunakan hub atau switch, konfigurasi kebal yang digunakan adalah kabel Cross. Sebaliknya jika mengggunakan sebuah hub atau switch, untuk membuat jaringan lebih dari 2 komputer maka konfigurasi kabel yang digunakan adalah kabel Straight. (Silahkan baca Cara Memasang Kabel UTP Tipe Straight dan Cross)
Ok langsung saja saya bahas mengenai cara membuat jaringan (Lan) untuk menghubungkan 2 komputer. Beriikut langkah-langkahnya:
  1. Colokkan kabel UTP yang sudah dikonfigurasi dengan kabel cross ke port LAN card komputer pertama Anda.
  2. Jika Anda menggunakan Windows XP,buka Control Panel »» Network and Internet Connections »» Network Connections.
  3. Jika Menngunakan Windows 7 atau Vista, buka Control Panel. Pada icon Network and Internet, klik tulisan View Networks Status and Task.
  1. Selanjutnya akan muncul jendela Networks and Sharing Center. Pada sisi sebelah kiri jendela ini, klik tulisan Change Adapter Setting
  1. Klik kanan pada Networkd Card Anda dan pilih properties.
  1. Pada jendela Local Area Connection Properties, pilih Internet Protocol (TCP/IP) pada Windows XP atau Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) pada Windows 7 dan Vista. Kemudian klik tombol properties.
  1. Pada jendela properties yang muncul, pilih opsi Use the followinf IP Address dan isikan dengan 192.168.0.1 pada IP Adrees, 255.255.255.0 pada Subnetmask. Input yang tersisa bisa Anda kosongkan.
  1. Klik OK untuk menyimpan setting dan klik tombol OK juga pada Local Area Connection Properties
Selanjutnya agar kedua komputer tersebut bisa berhubungan, maka Workgroup dari komputer-komputer tersebut haruslah sama. Untuk itu, berikanlah nama Workgroup yang sama pada kedua komputer tersebut. Caranya sebagai berikut:
  1. Untuk pengguna Windows XP, bukalah system Properties dengan mengklik kanan icon My Computer dan pilih properties. Anda juga menekan tombol kombinasi keyboard Win + Break.
  2. Bagi Anda pengguna windows 7, caranya sedikit sama yaitu buka system properties dengan cara seperti pada windows XP. Pada jendela yang muncul klik tulisan Change Setting pada bagian Computer name, domain, and workgroup setting.
  1. Pada jendela System Properties, baik Windows XP, Vista ataupun Windows 7, klik tombol Change.
  1. Di jendela berikutnya berikan nama untuk komputer 1 dengan nama yang diinginkan. Misalkan DK-1. Dan berikan nama dari workgroup Anda. Contonya Dunia Komputer.
  1. Klik OK dan klik OK juga pada jendela System Properties.
Agar perubahan yang baru Anda lakukan berpengaruh pada system maka diperlukan proses restart. Untuk itu retart komputer Anda. Lakukanlah langkah-langkah yang sama dengan diatas untuk melakukan konfigurasi Network Card dan merubah nama komputer serta workgroup pada komputer kedua. Namun, bedanya pada komputer 2, IP address yang diberikan adalah 192.168.0.2. Subnetmask sama yaitu 255.255.255.0. Sedangkan Nama komputer harus berbeda. Misalkan berikan nama DK-2. Namun, workgroup haruslah sama.
Untuk mengetahui apakah kedua komputer tersebut sudah terhubung lakukanlanh ping dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya. Caranya sebagia berikut:
  1. Buka Command Prompt dengan menekan tombol keyboard Win + R.
  2. Pada CMD ketik perintah “ping IP Address”. Ip Addrees diisi dengan IP komputer yang ingin di ping. Jika Anda melakukan ping dari komputer 1, maka IP address diisi dengan IP komputer 2. Begitu juga sebaliknya. Contoh perintah ping dari komputer 1 ke komputer 2:
ping 192.168.0.2
  1. Jika koneksi antar kedua komputer tersebut berhasil maka hasilnya akan seperti ini:
Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.0.2: bytes=32 time<1ms TTL=128
Ping statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
  1. Jika hasilnya seperti ini:
Pinging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
Request time out
Request time out
Request time out
Request time out
Ping statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100% loss)
Berarti kedua komputer tersebut belum terkoneksi. Cobalah memeriksa apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau mungkin saja ada kabel yang putus.
Jika semuanya sudah beres dan hasil ping sudah bagus, ini artinya Anda berhasil mengubungkan 2 komputer tersebut. Pada artikel berikutnya Dunia Komputer akan membahas bagaimana melakukan sharing folder, printer dan internet pada kedua komputer tersebut. Demikian tutorial singkat untuk membuat jaringan (LAN) dengan 2 komputer. Tutorial ini masih jauh dari sempurna dan mungkin masih banyak kesalahan yang saya buat. Apabila ada diantara Anda yang lebih paham mengenai jaringan silahkan berkomentar melalui kotak komentar. Salam!

Instal microtik dengan winbox


MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer
manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless.
Kemudian di extrack dan kemudian burn ke CD itu file ISO nya.
1. Install Mikrotik OS
– Siapkan PC, minimal Pentium I juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
– Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local
– Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
– Boot dari CDROM
– Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
– Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
– Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
– Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
– Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login
2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk
melakukan berbagai macam konfigurasi
– Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
Di sini akan saya terangkan dengan menggunakan 2 cara yaitu dengan dengan text dan winbox.
I. Langkah setting Mikrotik TEXT
————————————————
Mari kita mulai dengan asumsi proses install sudah berhasil
1. Install – OK
2. Setting IP eth1 222.124.xxx.xxx (dari ISP)
perintah :
ip address add address 222.124.xxx.xxx netmask 255.255.255.xxx interface ether1
IP tersebut adalah IP public / IP yang yang ada koneksi Internet
3. Setting IP eth2 192.168.1.254
perintah :
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
IP tersebut adalah IP Local anda.
Sekarang lakukan ping ke dan dari komputer lain, setelah konek lanjutkan ke langkah
berikutnya, kalo belum ulangi dari langkah no 2.
4. Setting Gateway
perintah :
ip route add gateway=222.124.xxx.xxx (dari ISP)
5. Setting Primary DNS
perintah :
ip dns set primary-dns=203.130.208.18 (dari ISP)
6. Setting Secondary DNS
perintah :
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 (dari ISP)
7. Setting Routing masquerade ke eth1
perintah :
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
Untuk terakhir lakukan test ping ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap
di gunakan.
II. Langkah setting Mikrotik Via WinBox
———————————————————-
1. Setelah install Mikrotik sudah OK, selanjutnya masukkan IP sembarang untuk remote.
Misal
ip address add address 192.168.1.254 netmask 255.255.255.0 interface ether2
Kemudian buka browser dengan alamat IP tadi, dan download Winbox
Web Mikrotik
2. Buka Winbox yang telah di download tadi
3. Di tampilan Winbox, pada kolom Connect To masukkan no IP tadi (192.168.1.254) dengan
Login : admin password : kosong. Kemudian klik tombol Connect
Tampilan Login Awal Winbox
4. Login ke Mikrotik Via Winbox berhasil
Tampilan Jika Login Sukses
5. Klik IP —> ADDRESS
Setting Ip address
6. Ini adalah tampilan dari address
Tampilan Address
7. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
Set IP Public
8. Ini daftar IP pada 2 ethernet
Daftar IP
9. Setting Gateway, IP —> Routes
Gateway Router
10. Masukkan IP GATEWAY (dari ISP)
IP Gateway dari ISP


11. Hasil ROUTING
Hasil Routing

12. Masukkan Primary DNS dan Secondary DNS (dari ISP)
Kemudian klik Apply dan OK
Set DNS

13. Setting MASQUERADE
Seting Nat ( Masquerade)

14. Klik IP —> Firewall
15. Kemudian pilih NAT
16. Pada tab General
pada Chain pilih srcnat
pada Out. Interface pilih ether1
pada tab Action pilih masquerade
Kemudian klik Apply dan OK
Seting Firewall


Setting Masquerade